slider
CSR

PT PELNI (Persero)

Program Bina Lingkungan 2018

Rumah Terumbu Karang di Pulau Bangka, Sulawesi Utara

PT Pelni (Persero) menenggelamkan terumbu karang buatan dengan motif kuda laut di perairan Pulau Bangka, Kabupaten Minahasa Utara, dalam rangkaian 5th Coral Day untuk mendorong wisata maritim di Sulawesi Utara. Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni O. M. Sodikin mengungkapkan pihaknya bekerja sama dengan PT Pelindo IV (Persero) dalam pembuatan terumbu karang buatan tersebut sebagai bagian dari sinergi BUMN melalui bina lingkungan. “Karena di perairan Pulau Bangka mudah ditemui kuda laut, kita menyebut rumah buatan terumbu karang ini dengan nama domus hippocampi atau rumah kuda laut,” ujarnya di Pulau Bangka, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, pada Sabtu (24/11/2018).

Dia mengungkapkan bahwa proyek ini bukan kali pertama dilakukan oleh Pelni. Sebelumnya, Pelni juga turut berpartisipasi dalam terumbu karang buatan di Kepulauan Seribu (DKI Jakarta) dan Batu Licin (Kalimantan Selatan). “Kami berharap terumbu karang buatan ini bisa mendorong pariwisata maritim, selain mendorong kelestarian terumbu karang,” ujarnya. Harapannya, lanjut Sodikin, melalui penanaman terumbu karang buatan dan sejumlah strategi untuk mendorong wisata, akan ada peningkatan taraf hidup dari masyarakat sekitarnya.

General Manajer PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV area Bitung Damianto Pangaribuan menambahkan penanaman terumbu karang buatan Domus Hippocampi tersebut bertepatan dengan 5th Coral Day yang diselenggarakan di Pulau Bangka, Minahasa Utara. “Keindahan alam khususnya coral harapannya untuk meningkatkan pariwisata sehingga bisa meningkatkan mata pencaharian masyarakat. Selain itu, harapannya juga bisa memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat serta ekologis,” tuturnya. Ketua Yayasan Terumbu Rupa, Asrul Hanif Arifin, menambahkan beberapa waktu lalu saat ada pengupasan lahan untuk areal pertambangan di Pulau Bangka, sejumlah karang di perairan pulau Bangka banyak yang mati. “Kami sudah bikin satu. Dengan ini, berarti tambah satu lagi,” katanya.

Di sisi lain, Ulfa Novita Take, pendiri Yayasan Suara Pulau, mengharapkan agar peresmian terumbu karang buatan Domus Hippocampi yang bertepatan dengan 5th Coral Day dapat mendorong masyarakat khususnya anak-anak untuk dapat lebih mengenal terumbu karang. Camat Likupang Timur Doni Rondonuwu mengharapkan agar masyarakat khususnya yang berada di Desa Lihunu dapat mendukung upaya konservasi dan menjaga terumbu karang di kawasan tersebut. “Kami selaku pemerintah siap mendukung. Jika ada persoalan silakan sampaikan ke kami, nanti kami sampaikan langsung ke ibu Bupati [Vonnie Anneke Panambunan],” kata Doni.

CSR Lainnya

23/04/2019

Program Bina Lingkungan 2019

Pemberdayaan Ekonomi UKM dari Produk Sampah

02/01/2019

Program CSR 2018

Pengembangan Kualitas Pendidik Madrasah di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara

25/09/2019

Program Bina Lingkungan 2019

Rumah Terumbu Karang di Ternate

24/10/2019

Program CSR 2018

Jaket keselamatan untuk Pelayaran Rakyat